Dasar Penyembuhan Prana

 

Ketika itu Tuhan Allah membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan nafas kehidupan ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi mahluk hidup.

-   kejadian 2:7

 

 

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ruh-Nya ke dalamnya dan Dia menjadikan untuk kalian pendengaran, penglihatan dan hati tetapi sedikit sekali kalian  bersyukur.

-  QS, As-Sajdah: 9

 

 

Tubuh Fisik adalah tubuh yang paling kita kenal, dia bisa kita sentuh dan kita lihat. Sementara tubuh esoterik merupakan tubuh metafisik yang tak kasat mata, dia menembus ke dalam tubuh fisik dan kemudian meluas keluar sekitar 10-15 cm dan menyelubungi seluruh tubuh manusia dari ujung atas kepala hingga jari-jari kaki.

 

Penyembuhan dengan prana di dasari atas struktur keseluruhan tubuh manusia yang tak hanya sekedar terdiri dari daging dan darah tetapi juga memiliki dzat metafisik yang mampu membuat manusia tetap hidup dan mempertahankan kesadarannya. Ada yang menyebutnya sebagai tubuh esoterik, Tubuh Spiritual, Tubuh Metafisik dan Tubuh Bioplasmik. Namun di sini, akan digunakan istilah Tubuh Esoterik.

 

Manusia Punya Tubuh Esoterik

Konsep dasar dari penyembuhan prana adalah adanya tubuh Esoterik. Dalam Ilmu pengobatan China kuno, para tabib zaman itu yang benar-benar mempraktikkan Chi/Prana. Merasakan adanya Selubung energi yang melingkari tubuh manusia, teksturnya cukup padat dan memancarkan warna-warna yang menunjukkan kondisi emosi, fisik dan spiritual. Pancaran warna dari tubuh esoterik inilah yang kemudian disebut sebagai Aura.

 

Saat ini Dengan menggunakan fotografi Aura, ilmu pengetahuan telah bisa secara sekilas melihat tubuh Esoterik. Dengan bantuan fotografi tersebut, para ilmuwan telah mampu mempelajari, mengamati, dan mengambil gambar Aura manusia, benda-benda kecil seperti daun, pohon dan sebagainya. Melalui tubuh esoterik inilah prana atau energi kehidupan diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh esoterik dan tubuh fisik.

 

 

 

Jalur Energi Prana

 

Seperti halnya tubuh fisik yang mempunyai pembuluh darah dengan aliran darah di dalamnya. Tubuh esoterik juga mempunyai saluran energi prana yang tidak tampak dan disebut dengan saluran meridian.  Melalui saluran tersebut mengalir prana yang memberi suplai energi dan memperkuat seluruh tubuh.

 

 

Prana mengalir pada jalur Meridian. Jika diibaratkan dengan jalan, di jalur meridian juga ada macet (hambatan), ada persimpangan, ada titik awal, ada titik akhir dan ada titik temu. Jika aliran energi pada meridian lancar, maka akan tercipta keharmonisan dalam tubuh, dan tubuh kita mampu melawan penyakit melalui system yang kita kenal dengan Antibody/system imun tubuh. Sebaliknya jika terjadi hambatan pada meridian, maka distribusi prana tidak lancar dan menumpuk, yang akan memunculkan gangguan kesehatan baik fisik maupun psikis.

 

Meskipun jalur Meridian sampai saat ini belum ada sebuah alat yang mampu untuk mendeteksinya. Akan tetapi itu tidak berarti bahwa jalur meridian itu tidak ada. Banyak riset telah menunjukkan bagaimana transmisi dari prana dapat meningkatkan pertumbuhan sel-sel di dalam tubuh manusia sehingga mempercepat pemulihan dan kesembuhan.

 

 

Pengaruh Tubuh Esoterik dan Tubuh Fisik

Tubuh esoterik memiliki hubungan dua arah dengan tubuh fisik. Maksudnya adalah Antara tubuh fisik dan tubuh esoterik saling mempengaruhi satu sama lain. Bila tubuh esoterik melemah, maka tubuh fisik juga ikut melemah. Misalnya jika energi Esoterik di tenggorokan melemah, maka bisa berakibat pada radang tenggorokan. Demikian pula jika tubuh fisik terluka karena kulit tersayat, Energi Prana di daerah tersebut akan mengalami kebocoran.

 

 

Hukum Dasar Dalam Penyembuhan Prana

Penyembuhan dengan prana didasarkan atas dua hukum yaitu Hukum Daya hidup dan hukum menyembuhkan diri sendiri. Kedua hukum ini sangat jelas, selalu di alami oleh manusia setiap harinya. Tapi anehnya, banyak orang yang kurang memperhatikan. Melalui kedua hukum inilah percepatan penyembuhan bisa terjadi.

 

1. Hukum Auto Recovery (Menyembuhkan Diri Sendiri)

Siapakah yang menggerakkan Anti Body untuk mendeteksi dan menyerang virus? Siapakah yang memerintahkan untuk menggandakan Sel jaringan daging dan kulit pada tubuh yang terluka? Apakah Anda yang secara sadar memerintahkannya?.

 

Tentu tidak, jika jari tubuh Anda berdarah, terluka karena tersayat pisau. Maka System  yang bekerja untuk menyembuhkan diri Anda mulai bekerja secara Otomatis. Dalam beberapa menit atau jam aliran darah akan terhenti sendiri karena ada semacam protein yang menghalangi darah untuk mengucur keluar yang disebut benang fibrin, kemudian tanpa kita perintahkan. Sel-sel jaringan daging, otot dan kulit di sekitar area yang terluka mengarahkan dan menggandakan diri, lambat laun area yang terluka tersebut tertutup dengan sendirinya dan kembali ke kondisi sedia kala dan Jari Anda kini menjadi sembuh. Hal ini membuktikan bahwa pada batas tertentu manusia bisa menyembuhkan dirinya sendiri.

 

2. Hukum Daya Hidup

Ketika Energi Prana digunakan untuk menyembuhkan luka/penyakit maka Proses penyembuhan bisa dipercepat. Dalam ilmu kimia dikenal katalisator, yaitu zat yang ditambahkan ke dalam suatu reaksi dengan maksud memperbesar kecepatan reaksi. Demikian pula dengan prana, prana berperan sebagai katalisator untuk mempercepat laju reaksi biokimia dalam  proses penyembuhan secara alami. Saat energi prana di salurkan pada anggota tubuh yang sakit maka percepatan penyembuhan akan meningkat secara signifikan.

 

Anak-anak memiliki daya hidup yang lebih banyak daripada orang dewasa. Perhatikanlah mereka, anak-anak sangat aktif, banyak bergerak dari pagi hingga malam. Ketika mengalami patah tulang dan kulit yang tersayat siapa yang sembuh lebih cepat, anak-anak atau orang dewasa? tulang patah atau kulit yang tersayat pada anak-anak akan sembuh lebih cepat. Sementara laju kesembuhan orang tua amat lambat dan pada beberapa kasus tidak sembuh sama sekali.

 

 

>> Baca Selanjutnya - Mengenal Aura Chakra <<