Dapatkan Ebook Teknik Penyembuhan Prana Gratis

Mampu Atasi Kesurupan Dengan Prana

Testimoni » Mampu Atasi Kesurupan Dengan Prana

Saya mendengar Prana pertama kali saat masih aktif belajar tenaga dalam di salah satu perguruan tenaga dalam. Saat itu saya tak tahu apa itu prana, karena Guru tenaga dalam saya hanya menyinggungnya sebentar saat membahas tentang aneka jenis tenaga dalam.

 

Oh ya, saya adalah lulusan tenaga dalam di salah satu pergurun tenaga dalam di indonesa. Disana saya belajar tehnik-tehnik tenaga dalam seperti  mematahkan benda keras dengan tangan, memecah batu bata dengan kepala tanpa terluka, bermain bola api dan berjalan diatas bara api tanpa luka bakar di kaki. Memang asyik sih, tapi lama-lama saya tak lagi tertarik lantaran hal seperti itu hanya bisa saya nikmati sendiri dan tak memiliki banyak manfaat untuk orang banyak. lain halnya bila saya bisa memanfaatkan tenaga dalam tersebut untuk pengobatan. Tentu bisa membantu banyak orang. Saya bertanya kepada Guru tenaga dalam saya dan dia akhirnya mengajarkan tehnik pengobatan. Akan tetapi saya merasa tehnik yang di berikan tidak begitu lengkap dan tidak di praktikkan dengan serius.

 

Setelah dinyatakan lulus dari Perguruan Tenaga dalam tersebut. Timbul niat saya untuk berkelana secara keilmuan. Mencari ilmu yang menurut saya bisa bermanfaat bagi orang banyak. Lalu saya ingat dengan Prana yang tempo hari pernah di singgung oleh Guru Saya itu. Saya mulai mencari referensi tentang prana di toko buku dan di internet. Saya membaca artikel baik yang dari situs lokal maupun situs luar. Saya mencoba memahaminya terlebih dahulu sebelum benar-benar mempelajarinya secara serius. Setelah tahu apa itu prana, bagaimana praktiknya dan apa manfaatnya. Barulah saya memutuskan untuk belajar prana kepada Master Salam. Saya memilih belajar kepada Master Salam bukannya tanpa alasan lho. Latar belakangnya yang pernah belajar tenaga dalam, membuat saya merasa sealiran dengan beliau ini.

 

Saya belajar secara privat dengan beliau. Beliau itu orangnya asyik low profile dan pengetahuan terhadap dunia metafisika memang luas. Saya belajar Prana level 1 sama beliau. Lalu kemudian Beliau Menawari saya cara mengatasi kesurupan. Tentu saya tidak menolak kesempatan baik tersebut.

 

Satu bulan kemudian ketika saya sedang santai-santai di rumah. Tetangga saya kesurupan, dia berteriak-teriak Sambil ngomel serampangan. Para tetangga pada datang menonton. Karena teriakan dan omelan tak juga kunjung berhenti. Salah satu dari yang menonto berinisiatif untuk memanggil seseorang yang konon katanya “sakti” mandraguna. Saya sendiri menjadi bagian dari tetangga yang ikut nonton. Pria sakti tersebut mengenggam mawar lalu sembari mengucapkan mantra yang bahasanya tidak saya kenal. Kembang yang di pegangnya di masukkan dalam gelas yang berisi air. Pria sakti tersebut meminumnya dan menyemburkan tepat pada muka orang yang kesurupan. Hasilnya, tidak ada perubahan, yang kesurupan masih teriak dan bahkan mengumpat si Pria sakti, berbagai usaha sudah di lakukan si Pria Sakti. Namun yang keserupan tak kunjung sadar juga.

 

Saya merasa kasihan dengan tetangga saya yang kesurupan tersebut. Karena tidak ada lagi yang bisa menangani akhirnya saya turun tangan. Para tetangga yang lain pada kaget melihat saya ikut campur, tapi saya cuek saja. Lalu diawali dengan Bismillah saya melakukan Tehnik seperti yang diajarkan Master Salam dalam mengatasi kesurupan. Tak disangka, yang kesurupan mulai tenang, diam, lalu tersadar. Melihat efeknya seperti itu hati saya kaget. Tapi di depan tetangga, saya pura-pura berlagak seperti penyembuh profesional. Lucunya esoknya Pria yang sakti mandraguna, meminta kepada saya untuk mengajarkan ilmu yang barusan saya praktekkan tadi. Hah ada ada saja….

 

Semenjak peristiwa itu, saya dikenal sebagai orang sakti. Khususnya untuk menangani permasalahan yang berkaitan dengan dunia arwah. Seperti “kesambet” (Red-diganggu mahluk halus), Kesurupan, di ikuti jin dan sebagainya. Keterkenalan saya menyebar sampai seantero kecamatan.

 

Dan sekarang dengan bimbingan dari Master Wahyu saya sedang mencoba memadu padankan tenaga dalam dengan penyembuhan prana. Oke, begitu saya kisah dari saya. Jika nanti ada pengalaman yang unik akan saya kirim lagi. Trimakasih untuk staf PranaIndonesia.com dan Master Salam. Semoga dalam keadaan berkah selalu.

 

(Sapardi - Banten)