Menguak Perbedaan Reiki dan Prana

Percaya atau tidak, penyembuhan berbagai penyakit kini semakin mengakar dan kian beragam. Tidak hanya secara medis dengan menggunakan zat kimia untuk proses pengobatan. Selain itu, penyakit medis yang secara logika penanganannya harus ditangani secara medis menggunakan bahan-bahan herbal alami dipercaya lebih aman.

 

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, manusia dengan segala kecerdasan dan beragam penelitian yang telah dilakukan menemukan banyak metode. Mereka telah menemukan metode jitu untuk mengatasi berbagai persoalan kesehatan. Salah satunya yaitu dengan menggunakan energi. Disadari ataupun tidak, sebenarnya energi dimiliki setiap makhluk hidup, termasuk juga manusia.

 

Sejauh ini banyak sekali orang yang memanfaatkan energi yang digunakan untuk berbagai keperluan. Terutama adalah untuk meningkatkan kualitas kehidupan yang sedang dijalaninya. Namun, terkadang banyak juga orang yang bingung energi mana yang tepat untuk digunakan.

 

Lebih khusus lagi, pemanfaatan energi untuk proses penyembuhan dipercaya sangat mujarab untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Selain itu, dapat pula digunakan untuk menciptakan kebahagiaan, kesejahteraan, ketenangan jiwa, hingga mampu meningkatkan kualitas hidup.

 

Energi Penyembuhan dengan Reiki

 

Di beberapa negara telah mengenal beragam jenis energi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu. Contohnya adalah reiki yang sangat masyhur di kalangan para praktisi tenaga atau energi. Perlu diketahui bahwa reiki telah banyak diketahui dan dimanfaatkan oleh banyak orang untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas kehidupan seseorang.

 

Entah bagaimana energi ini bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Namun yang jelas, faktanya energi reiki telah terbukti ampuh untuk mengatasi berbagai penyakit sehingga dapat mengobati berbagai jenis penyakit dengan aman tanpa efek samping yang merugikan.

 

Metode reiki dipercaya sangat mujarab untuk dimanfaatkan oleh manusia terutama dalam bidang kesehatan. Memang tidak bisa dipungkiri, banyak orang yang telah sembuh dan meningkat kualitas hidup dan kesehatannya dengan memanfaatkan metode reiki sebagai alternatif penyembuh.

 

Bukan berarti tenaga medis (dokter, bidan, perawat) tidak diperlukan dalam hal ini, tetapi dengan menggunakan metode reiki yang cukup simpel dalam menggunakannya, manusia bisa merasakan efek positif. Selain itu, setidaknya reiki merupakan sebuah solusi cerdas dalam membangun masyarakat yang sehat. Tidak hanya itu, bahkan reiki mampu untuk mendekatkan diri kepada ilhai karena salah satu manfaatnya yaitu untuk meningkatkan daya spiritualitas.

 

Reiki sangat mudah dipelajari lantaran hanya menggunakan telapak tangan sebagai media untuk menyalurkan energi positif yang dikirim ke tubuh. Tubuh yang dialiri energi positif tentu saja akan berdampak baik bagi kondisi seseorang.

 

Metode penyembuhan dengan reiki yaitu dengan cara tangan didekatkan kepada anggota tubuh yang sakit atau disentuhkan pada bagian anggota tubuh yang terkena penyakit untuk menyalurkan energi. Selanjutnya tubuh menerimanya dan energi positif itu mulai memperbaiki kondisi bagian-bagian tubuh yang lemah sehingga diperbarui lagi menjadi energi yang lebih baik. Dengan demikian, tubuh berangsur-angsur menjadi lebih baik hingga akhirnya tubuh menjadi fit kembali.

 

Mengenal Energi Prana

 

Tidak hanya reiki yang dikenal dengan metode penyembuhan dengan memanfaatkan energi, tetapi juga ada teknik lain yang sama menggunakan energi dalam proses pengobatan. Sama halnya dengan reiki, pemanfaatan energi kehidupan yang digunakan dalam proses penyembuhan adalah dengan metode prana. Mungkin istilah ini pun tidak asing kita dengar. Prana merupakan suatu energi kehidupan yang banyak sekali terdapat di lingkungan kita berada. Meski sama-sama fokus pada energi dalam teknik menyembuhkan, antara reiki dengan prana tetap ada perbedaannya.

 

Sebelumnya, mari kita bahas terlebuh dulu apa sebenarnya prana. Seperti yang telah disinggung, prana merupakan energi kehidupan yang salah satu pemanfaatannya yaitu untuk mengatasi berbagai persoalan penyakit. Apakah penyakit itu ringan, sedang, maupun berat sekalipun. Tapi yang jelas, apa pun jenis penyakitnya, metode penyembuhan dengan prana pun dapat digunakan untuk memberekan penyakit secara tuntas.

 

Karena prana merupakan jenis energi kehidupan, maka semua makhluk hidup memiliki prana. Bahkan, makhluk tak bernyawa pun bisa dikategorikan memiliki prana. Sumber prana utama  yang ada di bumi meliputi 3 hal, di antaranya adalah matahari, udara, dan bumi. Namun, bukan berarti prana hanya meliputi ketiga hal itu saja. Air, pohon, lingkungan sekita, dan sumber makanan dari tumbuhan pun mengandung prana. Maka dari itu, energi kehidupan, dalam hal ini adalah prana, memiliki banyak sumber energi secara esoterik.

 

Pada dasarnya, tubuh manusia terdiri atas dua hal yaitu tubuh fisik dan tubuh esoterik (energi). Keduanya saling mempengaruhi. Jika salah satu tubuh dari kedua tubuh manusia bermasalah, entah yang bermasalah tubuh fisik atau matafisik, tentu saja kesehatan akan terganggu. Maka dari itu, tubuh yang bermasalah ini perlu ditangani. 

 

Proses penyembuhan dengan prana ini menitikberatkan pada tubuh esoterik karena menggunakan penyaluran energi. Tentu saja energi yang disalurkan bersifat positif dengan tujuan untuk menyembuhkan. Ketika tubuh esoterik ini sehat, jelas akan memengarunghi tubuh fisik sehingga kesehatan pun dapat dimiliki kembali.

 

Proses penyembuhan dengan prana dapat dilakukan yaitu melalui cakra-cakra yang terdapat dalam tubuh manusia. Mengapa harus melalui cakra? Ya, karena cakra merupakan organ tubuh esoterik yang mengendalikan seluruh tubuh energi manusia. Sama halnya dengan tubuh fisik yang memiliki organ-organ seperti hati, paru-paru, ginjal, dan sebagainya. Cakra di sini pun dikategorikan sebagai organ tubuh esoterik. Ketika salah satu cakra di dalam tubuh manusia bermasalah, tentu saja organ tubuh fisik manusia menjadi tidak seimbang dan akhirnya sakit.  

 

Manusia memiliki 7 cakra mayor yaitu cakra dasar, cakra seks, cakra solar pleksus, cakra jantung, cakra tenggorokan, cakra ajna, dan cakra mahkota. Ketujuh cakra inilah yang merupakan organ di dalam tubuh esoterik di dalam diri seseorang. Maka dari itu, cakra-cakra di sini harus dijaga agar tidak mengalami ketidakseimbangan hingga menyebabkan bermasalahnya kesehatan.  

 

Ketika seseorang sakit, berarti salah satu cakranya bermasalah. Misalnya saja orang sakit kepala, cakra mahkota ada yang tidak beres sehingga perlu dibersihkan. Apabila seseorang sakit liver, berarti cakra jantung dan cakra solar pleksus bermasalah, dan lain sebagainya.

 

Prosedur penyembuhan di dalam prana dapat melalui proses penyapuan, yakni pembersihan energi-energi negatif sebelum melakukan penyembuhan. Hal ini dilaksanakan agar proses pengobatan lebih efektif dan maksimal. Ketika proses penyapuan telah dilakukan dengan benar, barulah penyaluran energi positif yang diniatkan untuk kesembuhan bagi si penderita penyakit dilakukan. Dengan demikian, kualitas kesehatan pun akan menjadi lebih baik, bahkan meningkat.

 

Secara prinsip, proses penyembuhan menggunakan energi antara reiki dengan prana sama saja, yaitu memanfaatkan energi positif untuk kesembuhan. Tidak hanya kesembuhan saja yang diperoleh, tetapi lebih dari itu. Misalnya saja dapat digunakan untuk menciptakan sekaligus meningkatkan kedamaian, ketenangan jiwa, dan pikiran sehingga hidup benar-benar berkualitas.  

 

Prana menitikberatkan pada aktivasi cakra-cakra yang sangat berperan penting di dalam tubuh manusia. hal itu pun dapat mempengaruhi kualitas kehidupan manusia. Selain untuk kesembuhan, kondisi cakra yang baik akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Diantaranya adalah meningkatkan mutu hubungan antarpersonal, percintaan, kebahagiaan, kesejahteraan hidup, finansial, peningkatan daya spiritualitas, dan masih banyak lagi lainnya.

 

Metode pemanfaatan energi reiki dengan prana menggunakan teknik yang berbeda. Meskipun berbeda, keduanya mempunyai manfaat yang sama bagusnya. Akan tetapi, proses kerja dengan menggunakan prana pada dasarnya lebih sistematis, detail, dan mudah dilakukan dengan mengacu pada sistem cakra sebagai unsur pusatnya untuk mendaptkan hasil yang benar-benar maksimal. Dengan menjaga dan memperbaiki sistem cakra dalam tubuh, maka kondisi tubuh akan lebih optimal.

 

Tidak hanya itu, ketika cakra benar-benar bekerja sebagaimana mestinya, kebahagiaan dan kesejahteraan hidup menjadi semakin bermakna. Dengan demikian, cakra harus dijaga dengan sebaik-baiknya agar kondisi tubuh, baik fisik maupun esoterik menjadi berkualitas. Harapannya kehidupan pun menjadi lebih bermutu sehingga dalam menjalani hidup semakin lebih bersemangat dan bergairah.

>> Baca Selanjutnya - Tanya Jawab <<